Peta Kebutuhan Jasa Kalibrasi bagi Industri di Bagian Barat Indonesia
LIPI Press
 
Field Value
 
Nama OBS Peta Kebutuhan Jasa Kalibrasi bagi Industri di Bagian Barat Indonesia
 
Penulis Jimmy Pusaka, Achmad Suandi, Budhy Basuki, Muhammad Haekal Habibie, Mego Pinandito dan Dede Erawan
 
Subjek Pengawasan
DPR
Era Reformasi
Realitas
Penggunaan
Hak
Interpelasi
Angket
Menyatakan
Pendapat
 
Deskripsi Penulis: Jimmy Pusaka, Achmad Suandi, Budhy Basuki, Muhammad Haekal Habibie, Mego Pinandito dan Dede Erawan
Editor: Jimmy Pusaka
Berbicara tentang mutu produk, konsumen dihadapkan dengan ketahanan pakai, kesesuaian spesifikasi, dan juga kemudahan servis dan reparasi. Sementara itu, bagi pihak industri, mutu berarti ketepatan bahan, proses, dan ukuran. Tentu saja, beda produk berbeda pula spesifikasi yang dituntut. Produk unggulan di Jabodetabek pada umumnya berupa kendaraan bermotor, produk kimia, makanan dan minuman serta garmen. Sebaliknya, Jawa Timur mengunggulkan produk bahan galian, kimia, kertas, dan karet. Industri unggulan di Sumatra Utara yang dikenal adalah garmen, sepatu kulit, jus buah, kue, dan produk mebel, sedangkan produk yang dihasilkan di Sumatra Selatan adalah bahan energi seperti listrik, gas, dan bahan tambang. Riau (termasuk Kepulauan Riau) berkecimpung dalam produk elektronika dan alat berat.Apa pun produknya, mutunya dijamin dengan cara mengukur karakteristik produk, baik setengah jadi maupun final. Namun, alat ukur penginspeksinya juga harus dikalibrasi agar terjamin kebenaran nilai ukurnya. Masalahnya populasi laboratorium penyedia jasa kalibrasi terkumpul di Jawa, khususnya di Jabodetabek. Minimnya laboratorium kalibrasi di daerah masih diperparah dengan minimnya jumlah layanan yang dapat diberikan. Oleh karena itu, industri di daerah banyak yang memilih untuk mengirim alat ukur penginspeksinya ke Jabodetabek untuk dikalibrasi dengan biaya transpor yang tinggi, risiko kerusakan perjalanan yang besar, dan biaya asuransi yang tidak kecil.Berdasarkan kebutuhan jasa kalibrasi dari sejumlah daerah yang disinggung di atas serta juga ketersediaan layanan kalibrasi di wilayah-wilayah tersebut, dilakukan pemetaan layanan jasa kalibrasi di daerah untuk mengurangi kebutuhan kalibrasi ke luar provinsi. Peran lembaga metrologi nasional dalam menjamin diseminasi standar pengukuran juga dapat membantu industri.



Copyeditor

Maria Novianita Mulyani


Layouter
:
Andri Setiawan dan Ariadni


Cover designer 
:
Junaedi Mulawardana


Registrasi
:
ISBN 978-979-799-785-4 


Halaman
:
xiv + 106 hlm.


Dimensi
:
A5 (14,8 x 21 cm)



©2014 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
 
Penerbit LIPI PRESS
 
Tanggal 2014-12-01
 
Tipe Book

 
Format Digital (DA)
 
Nama Identifier https://e-service.lipipress.lipi.go.id/press/catalog/book/60
 
Sumber LIPI PRESS;